headerphoto

PROFIL ANDI SANTOSO

Aku terlahir di sebuah rumah sakit kecil di sudut kota pinggiran di Jawa Timur, tepatnya di kabupaten Kediri.  Dari rahim seorang ibu cantik setengah baya bernama Yaminah dengan ukiran cinta kasih dari seorang bapak bernama Soekarno yang sangat saya kagumi 35 tahun yang lalu. Harus pasrah dengan nasib karena menempati urutan terakhir dari 6 bersaudara dengan 5 putri dan 1 laki-laki.


Masa kecilku terlewatkan begitu saja, dengan ajaran-ajaran yang keras dari kedua orang tuaku. Sebuah titipan nilai-nilai kehidupan, tanggung jawab, semangat juang, mikul duwur mendem jero, andab asor kepada sesama mengaliri setiap sendi-sendi kehidupanku.


Tahun demi tahun terus berjalan tanpa bisa di bendung menyertai setiap langkahku dalam mengaruhi kodrat umat Gusti sang Kholiq, Pencipta alam semesta. Dibesarkan di sebuah lingkungan budaya Islam kejawen yang percaya kepada hukum karma, hidup dan mati, bumi dan langit, benar dan salah, senang dan susah, bumi kehidupan yang selalu berputar.


Sering hidup susah dan pernah hidup senang membuat "kesederhanaan dan apa adanya" sebagai pilihan tepat dalam menentukan gaya hidup di jaman edan ini. Lebih memilih diam dan berpikir daripada bicara tanpa kerja. Senang mendengar dan melihat kehidupan sesama untuk menambah khasanah kehidupan yang serba tidak pasti.

Kejadian dan pengalaman merupakan guru yang sangat berharga bagiku Semoga, paragraf-paragraf di atas mampu bercerita tentang siapa sebenarnya Andi Santoso.

 

Kediri, 01 Januari 1971